PARA TOKOH MASYARAKAT BESERTA PEMUDA ANGKAT BICARA MENGENAI LAPANGAN BOLA DI KEC. SINGKIL

0

Singkil-sumatraline.com– Para tokoh masyarakat H. Mamsuri bersamaan tokoh pemuda angkat bicara mereka harapkan lapangan bola kaki yang terletak di desa siti ambia Kecamatan Singkil cepat selesai dan rampung dan bisa pungsikan secepatnya dan tokoh masyarakat berharap lapangan bola tersebut di tanami rumput sesuai RAB dan gambar lapangan, namun kami lihat banyak yang belum di kerjakan seperti pembersihan parid galian parid pembuatan dranase di pinggir lapangan tersebut masih nampak semak belukar serta proyek yang menelan miliaran rupiah dari dana Otsus tersebut perlu di pertanyakan ?

Kami berharap seluruh masyarakat Kecamatan Singkil agar pemerintah daerah perlu mendesak pihak pemenang tender ataupun perusahaan yang dapat pekerjaan tersebut menyelesaikan nya hingga rampung karena lapangan bola tersebut ada jasa dan tanah masyarakat yang di berikan suka rela tanpa ganti rugi. Tujuannya untuk anak – anak kami nanti bisa berolah raga, sebab lapangan bola tersebut di bangun adalah hasil musyawarah.Jumat,(17/4/2020).

Menggantikan lapangan Daulat yang terletak di desa Pasar kini kami dari masyarakat dan tokoh pemuda merasa kecewa, karena lambannya pengerjaan lapangan bola tersebut. Bisa di pakai dan di pergunakan Ungkapnya

Sementara itu kepala dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Aceh Singkil yang lama, Paisal, S Pd di kompirmasi wartawan Rabu 18 Maret 2020 Mengatakan, tanyakan saja ke kepala bidang kabid di Dinas Pariwisata dan Olah Raga,  ungkapnya.

Tak lama wartawan datang ke kantor Pariwisata dan Pemuda Olah Raga namun tidak ketemu setelah berusaha menghubungi lewat Watsap dia katakan lagi istirahat sebentar barupulang dari Banda Aceh di siang hari tuturnya.

Menjelang sore beberpa wartawan komfirmasi dengan Pandi Kabid Pora dia menjelaskan, pembangunan lapangan bola tersebut dana dari Otsus tahun 2019 dengan anggaran dana
1,4 Miliyar rupiah yang di kerjakan
CV SADA KARYA setelah melihat lapangan tersebut ternyata sangat dalam dan ada lobang besar sedalam 3 meter yang harus di timbun sehingga menelan banyak penimbunan di perkirakan menelan dana 500 juta rupiah katanya untuk mengantisipasi jika banjir dalam lapangan tersebut sudah di pasang pipa menghindari air tergenang pembuatan parit, Adendum oleh konsultan lapangan tersebut dengan harapan bisa buat Tribun, ternyata lokasi tidak sesuai dengan harapan namun Masyarakat sangat berharap lapangan tersebut terlaksana ada di situ dan bibit rumput sudah kami tabur di lapangan dengan rata dan teliti dan harus menunggu 3 bulan proses pertumbuhannya, terangnya.

Dilanjutkannya, lapangan itu nanti seperti gambar ini lapangan bola Gelora Bung Karno, tentang kekurangan nanti akan kita repisi lagi seperti jalan masuk lapangan tersebut akan kita timbun lagi, tuturnya. (RG)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.